Penggunaan Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pelajaran IPA MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo
Keywords:
Problem Solving, Aktivitas dan Hasil Belajar IPAAbstract
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah dengan menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui apakah penerapan metode problem solving dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa mata pelajaran IPA kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo. 2. Untuk mengetahui apakah penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo. 3. Untuk mengetahui apakah penerapan metode problem solving dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo. Pengumpulan data dalam metode Problem Solving (Pemecahan Masalah) ini berupa lembar obsevasi untuk mengetahui aktivitas belajar dan tes berupa lembar evaluasi hasil belajar siswa serta dokumentasi untuk memperoleh informasi dari sekolah. Dari hasil analisis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Metode Problem Solving (Pemecahan Masalah) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo, hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus 1 sebesar 79,34% dan siklus II 89,11%. Metode Problem Solving (Pemecahan Masalah) dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar IPA siswa kelas V MI Masyariqul Anwar Pugung Raharjo. Hal ini dapat dilihat dari Persentase siswa yang tuntas belajar pada siklus I sebesar 56,67% dan siklus II sebesar 90%.
References
Abdullah Aly, Eny Rahma.(2003). Ilmu Alamiah Dasar cet 11. Jakarta: Bumi Aksara.
Ahmadi, Abu. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Amirul Hadi, Haryono.(1998). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia.
Aunurrahman.(2009). Belajar dan Pembelajaran Cet 2. Bandung: Alfabeta.
Dimyati. (2004). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.
E. Mulyasa. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Gulo. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Grasindo.
Masnur Muslich. (2007). KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi Dan Kontekstual Jakarta: Bumi Aksara.
Nana Sudjana. (2007). Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: CV Sinar Baru.
Nanang Hanafiah, Cucu Suhana. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran Bandung: Refika Aditama.
Oemar Hamalik.(2007). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
R. Ibrahim , Nana Syaodih S. (1996). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
S Nasution. (2005). Asas-asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman.(1986). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Grafindo persada
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Jakarta: CV Alfabeta.
Suharsimi Arikunto dkk. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Syaiful Bahri Djamarah, Aswan Zain. (2006). Strategi Belajar Mengajar.Jakarta: PT Rineka Cipta.
Trianto. (2004). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Wina Sanjaya. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.
Wina Sanjaya. (2009). Strategi Pembelajaran Berorentasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Eka Astreani
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.